Senin, 12 Desember 2011

proyek yang tak pernah selesai

hahahaha, saya baru baca-baca blog lama dan menemukan ini! sebuah master piece yang saya tulis waktu masih smp (i seriously had issue for writing something like this in my junior high) :


sang pendongeng, prolog


sang pendongeng, cerita bisu


sang pendongeng, cerita bisu bagian II


waktu saya baca bagian ini saya benar-benar terkejut, ternyata saya adalah penulis yang lumayan keren juga.. dulu.



“Karena kita memiliki kemampuan yang tidak ia miliki karena kekurangan itu. Kita bisa terbang tanpa sayap dengan pesawat. Kita bisa suci tanpa terbuat dari cahaya dengan berdo’a. Kita sempurna dengan cara kita, tanpa mukjizat. Seperti itulah aku. Aku tidak bisa melihat karena aku buta, tapi aku bisa menyirami kebunku tanpa mata. Aku bisa membedakan cabai-cabaiku tanpa warna. Aku sempurna. Sempurna dengan caraku sendiri. Sama seperti kucing ini”.


Missy menutup matanya.


“Aku masih sempurna walau kakiku patah atau telingaku tuli, asalkan aku bisa bersyukur dan tidur malam ini lalu bangun esok pagi dengan senyuman tanpa dengki. Aku masih sempurna”.


saya belum melanjutkan cerita ini sampai sekarang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar