Sabtu, 14 Juli 2012

Bunuh Diri

Kadang, aku berpikir, bagaimana hidupku bila aku terlahir bukan sebagai seorang Nurul Eka Putri.

Nurul Eka Putri, yang seperti ibuku bilang adalah anak yang tidak cantik, tidak pintar dan tidak sempurna namun lebih beruntung dari adik laki-lakinya. Terlahir dengan otak yang lebih mampu berkembang dibanding saudara-saudara di keluarganya.


Aku sering sekali berandai-andai, bagaimana hidupku bila aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki yang tidak memiliki tuntutan apapun. Semakin ditekankan bahwa aku bisa dan adikku tidak bisa, karena itu aku seharusnya berusaha lebih keras, semakin aku berandai menjadi adik laki-lakiku.

Asyik sekali, hidup tanpa tuntutan dan tanpa expectation dari orang-orang di sekeliling kita. "Sebenarnya terserah saja mau jadi apa, tapi kalau nanti tidak sukses jangan menyesal tidak ikut kataku," bukankah kata-kata itu sungguh membebani? 'Setidaknya kalau aku mengikuti ibuku, bila aku tidak bahagia nanti aku tidak harus menyalahkan diriku' pikirku dengan picik saat memilih jalanku ke depan.

Aku selalu dikelilingi perasaan-perasaan yang buruk rupa; iri, cemburu, benci. Bukankah sebagai kakak aku tidak seharusnya merasa seperti itu?

'Kau lebih tua, seharusnya kau lebih dewasa' demikian yang aku dengar, sangking seringnya membuatku muak. Sejak lama aku ingin sekali membalas kata-kata itu, beda umurku dan adikku tidak 5 tahun, hanya 1 setengah tahun. Kalau adikku masih kecil, begitupun aku. Bila aku sudah dewasa, adikku pun tidak jauh di belakang akan menyusulku.


Andai saja Nurul Eka Putri tidak ada, pikirku. Andai saja aku terlahir sabagai adikku. Andai saja saat 27 Desember 1994 itu terlahir gadis sempurna, cantik, jenius, penurut, tidak keras kepala, tidak bebal, tidak busuk hati dari rahim ibuku. Mungkin semuanya akan lebih bahagia, mungkin AKU akan lebih bahagia. 


Kalau saja Nurul Eka Putri tidak sepertiku, atau Nurul Eka Putri itu bukan aku, apakah kau akan lebih bahagia?


(Dengan berpikir seperti ini, apakah aku sudah bunuh diri?)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar