Rabu, 05 Desember 2012

Kalau Nanti.....

Belakangan ini kami mulai membayangkan masa depan. Dokter, bidan, kontraktor, pegawai bank, petani, pelaut, psikolog, dokter gigi, mimpi-mimpi indah.

"Kalau atap kalian bocor, biar aku yang urus!"

"Kalau stres dengan pekerjaan kalian, bisa datang kepadaku"

"Kalau mau pasang kawat gigi ke aku!"

"Kalau kalian ditilang polisi, panggil saja namaku 3 kali"

"Kalau nanti kucingku sakit, aku ke tempatmu, ya"

"Kalau sakit..."

"Kalau..."

Kalian boleh tertawa, atau mencemooh. Kalian bahkan boleh mengatainya di depan saya sekarang. Katakan bahwa mimpi kami terlalu indah untuk jadi nyata. Bahwa impian kami terlalu kekanakan dan bahwa kami tidak akan pernah bisa melakukannya, karena kami pemimpi yang bodoh.

Saya tidak akan marah, saya akan berusaha untuk tidak sakit hati. Namun, bila suatu hari 'kalau' kami tercapai, atau malah 'kalau' yang kami capai lebih indah, izinkan saya untuk tertawa sambil menjabat tangan kalian erat dengan mata penuh keceriaan.

"Kalau nanti kau ........ datang saja kepadaku!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar